Jalan-Jalan, Quality Time Keluarga

Halo temen-temen semua, setelah beberapa artikel sebelum ini terbit, bahasaku baku banget kan ya, haha. Kali ini mungkin aku bakalan cerita sedikit pengalaman pribadi aku lagi dengan lebih santai gini ya, semoga kalian enjooooy.

Jadi gini, keluargaku itu tipe keluarga yang jarang main bareng, quality time gitu, soalnya kedua orang tuaku itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaa Kepala Sekolah SD (Sekolah Dasar) siih. Maka dari itu, mereka tuh jarang ada waktu libur. Mungkin pada saat aku masih SMA, kita memiliki jadwal ibur yang sama. Tapi sekarang sudah beda.

Cerita awal

Ceritanya, waktu itu orang tuaku pas banget libur nih, hari jum’at, sabtu dan minggu. Pada hari kamis, beliau merencanakan liburan keluarga yang agak niat gitu. Mereka menawarkan liburan kepada keempat anaknya, dan kebanyakan nurut. Aku sebagai yang termuda pasti masih banyak keinginan dong.

Aku itu suka banget sama pemandangan langit entah itu sunrise, sunset maupun yang paling aku suka banget tuh liat bulan sama bintang di malem yang cerah, jadi energi banget buat aku setelah nikmatin pemandangan gitu.

Setelah semua pertimbangan, akhirnya pada jum’at siang kita sepakat berlibur ke Kota Jogjakarta. Aku seneng banget sih jujur. Soalnya ada satu tempat yang harus banget aku kunjungi pas ada kesempatan gini, yaitu Bukit Bintang di Gunung Kidul, Jogjakarta.

Perjalanan sampai Malam Pertama Berakhir

Kita siap-siap dari pagi sampe siang. Karena, kakak laki-laki ku yang biasa menyetir  nggabisa ikut, karena bekerja. Akhirnya ayahku mencari tetangga yang bisa menyetir, untuk jadi supir perjalanan kita kali ini.

Setelah selesai jum’atan, kami memasukkan semua barang-barang keperluan kami kedalam mobil, sembari menunggu supir datang. Setelah supir dtang, kita baru memulai perjalanan pada pukul 2 siang.

Perjalanan kami lalui selama 5 jam menuju Kota Jogjakarta, setelah sampai memasuki Kota Jogja pada jam 6, kita masih harus menempuh hampir sekitar 2 jam untuk menuju tempat pertama transit kita di Jogja, untuk makan malam, dan sekalian menjemput kakak ipar disana.

Kita mampir untuk makan di Kafe Gandrung, Jogjakarta. Setelah selesai makan, kami pun pergi mendatangi rumah kakak pertama saya beserta suami untuk menginap disana malam ini. Setelah sampai, kami pun beristirahat dan tidur untuk melanjutkan perjalanan besok pagi.

Hari Pertama Liburaaan

Pagi telah tiba, aku dan keluargaku bersiap untuk pergi ke lereng Gunung Merapi, yaitu di Kaliurang. Banyak pertimbangan yang menjadikan kita memilih untuk ke Kaliurang, ada niatan kita ke pantai di Jogjakarta, tetapi situasi saat itu panas sekali, jadi kita ambillah keputusan untuk ke lereng Gunung Merapi.

Setelah sampai di Tlaga Putri Kaliurang, kami berniat untuk menaiki Jeep, dan berniat untuk mengunjungi lereng Vulkanik Gunung Merapi secara langsung, karena rute disana tidak memungkinkan bila menggunakan mobil biasa/pribadi.

Sangat disayangkan! Kesempatan langka itu hilang begitu saja, karena, jeep yang akan kami tumpangi yang mampu menampung maksimal 5 orang, sedangkan rombongan kita ada 7 orang yaitu Ayahku, Ibuku, 2 kakak perempuan bersama suaminya, dan aku. Jika, akan menyewa 2 mobil akan tidak terasa adil bagi member yang terpisah.

Lanjut Ke Destinasi Selanjutnya The Lost World Castle

Masih di daerah lereng Gunung Merapi, yaitu kita ke The Lost World Castle. Disana tempatnya para pencari spot foto kekinian yang lumayan hits. Sebenarnya ini adalah rekomendasinya Ayah dan Ibuku malah, haha.

Walaupun tempatnya ngga terlalu tradisional seperti yang aku harapkan, yang aesthetic gitu, tapi dengan background Gunung Merapi sudah cukup jadi poin plus buatku.

NEXT, MY FAVORIT PLACE EVER!

Ceritanya hari masih sore nih temen temen, jadi sore itu kita sekeluarga melanjutkan perjalanan yaitu keeeeeee Bukit Bintaaaaaang, yaaayyyy!!

Seseneng itu sih aku bakal liat view ini lagi. Perjalanan cukup jauh sih, cukup berani juga aku request tempat ini, karena bener-bener ini tuh kaya menyeberang kota Jogja gitu loo, liat nih petanya

 

Tuh kan, jaraknya tuh 54km kalo di google maps, sedangkan kondisi jalan kan bisa berubah-ubah.

Tapi Alhamdulillah, keluargaku setuju kita bakal kesitu, seneng banget.

Perjalanan memakan waktu lebih dari satu jam. Alhamdulillah, pas banget kita tuh sampe sana jam setengah 6an, dan liat sunset doooooong, plus plus banget inimaaah mau nangiiiis T_T.

Di Bukit Bintang itu kita bisa lihat seluruh daratan Kota Jogjakarta dari atas GunungKidul pas malam hari, kebayang gak si pemandangannyaaa, langit dan bumi rasanya menyatu jadi langit semua dan jadi banyak banget bintangnyaaT_T

Melihat sunset dan malam yang indah penuh bintang dan besarnya bulan kayaknya ngga cukup aku sampein aja lewat tulisan, kalian harus buktiin sendiri wooy

Destinasi Terakhir di Hari Pertama

Setelah melihat pemandangan menakjubkan itu, keluargaku merasa kekurangan objek, karena disitu hanya aku yang sangat terobsesi.

Akhirnya, karna waktu belum terlalu larut, kami mampir ke salah satu objek wisata juga yang kami lalui sewaktu perjalanan pulangg, agar tidak membuang waktu dan tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Tebing Breksi Jogja, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman menjadi pilihan kami saat itu, walaupun kita sudah pernah mengunjunginya pada siang hari, tapi kita kepo sama suasana malam tebing ini.

Pertama kali kesini di siang hari
   Pertama kali kesini di siang hari

Kaget dong, ternyata kece paraaah malem malem juga. Apalagi tetep kelihatan daratan Kota Jogja, bener-bener bukit bintang versi yang lebih banyak objek.

Setelah puas meliaht pemandangan ini, aku tidak ada hentinya merasa bersyukur kepada Allah, karena telah memberiku kesempatan untuk melihat bukti kebesaran-Nya.

Malam itu kami memutuskan untuk menginap saja di Hotel dekat kota, karena rumah kakakku itu lumayan jauh dari kota, untuk menyingkat waktu untuk melaksanakan hari esok.

Hari Kedua Datang

Bangun tidur dalam keadaan dingin banget, masih harus pinjam mukena ke resepsionis hotel, karena kita tidak membawa mukena. Sholat subuh selesai, persiapan mandi dandan dan lain lain menyusul.

Pagi itu kami, memutuskan untuk pergi ke suatu tempat makan. Setelah menjelang siang, kita mampir ke toko sepatu Donatello di Jl. Magelang, Sleman,Jogjakarta.

Setelah itu kita juga mengunjungi saudara kami, yaitu kakak dari ayahku, setelah itu kita melanjutkan perjalanan, dan tidak tau apa yang terjadi, keputusan orang tuaku mengagetkanku.

Keputusan itu adalah bahwa kita harus pulang siang itu juga, kerumah di Cilacap, karena orangtuaku hari senin harus berangkat sekolah untuk bekerja.

Perjalanan Pulang

Sebelum pulang, kami memutuskan untuk makan terlebih dahulu agar dijalan nanti tenang karena kita akan melalui jalan Daendels, jalan sepanjang 1000 km, tetapi yang kami lewati hanya 34km, haha, yaitu dari Kota Purworejo sampai Kota Kebumen saja.

Setelah sampai rumah, pada malam hari. Kami beristirahat dengan lelahnya, tanpa menurunkan barang barang kami dari mobil terlebih dahulu.

Keesokan paginya, akulah baru disuruh beres-beres barang-barang kita semua.

Begitulah, sedikit cerita aku menghabiskan liburan bersama dengan keluargaku, terimakasih sudah membacaaa, hehe.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: