Foto untuk cover biografi bambang pamungkas

Biografi Bambang Pamungkas Lengkap: Masa Kecil, Cerita Karir

Biografi Bambang Pamungkas – Penggemar sepak bola Indonesia tentu sudah tidak asing dengan mantan striker timnas satu ini, Bambang Pamungkas. Beliau pernah menjadi mesin gol tim nasional Indonesia, mencatat penampilan terbanyak untuk tim nasional Indonesia, dan masih dipertahankan Persija Jakarta hingga saat ini.

Biografi Bambang Pamungkas: Masa Kecil

Foto untuk Biografi Bambang Pamungkas

Biasa disapa Bepe, Bambang Pamungkas yang terkenal dengan nomor punggung 20 yang legendaris ini dilahirkan di Semarang, 10 Juni 1980. Ia adalah anak keenam dari tujuh bersaudara, anak dari pasangan H.Misranto dan Hj. Suriptinah.

Keluarga Bepe sangat akrab dengan dunia kesenian dan juga olahraga mestinya. Berlatar dari sang ayah H. Misranto yang berprofesi sebagai pelatih sepak bola dan ibu Hj. Suriptinah yang seorang guru tari.

Bepe sendiri awalnya tidak pernah memungkiri bahwa dirinya akan menggeluti karier sebagai pemain sepakbola. Sedangkan, pekerjaan impiannya ketika masih belia adalah seorang guru atau koko (chef) saat ia dewasa nanti. Dan menurut Bepe, menjadi pemain bola adalah suatu kecelakaan yang menguntungkan.

Pada ulang tahun Bepe yang ke 8, Ia diberi hadiah sepatu sepak bola dengan merk Foxy yang pada saat itu harganya sangat mahal, yaitu sekitar 17.500 rupiah. Dari kejadian itu, Bepe semakin tertarik pada sepak bola.

Sejak saat Ia diberi hadiah sepatu bola oleh ayahnya, dia memutuskan untuk bergabung ke klub sepak bola lokal Sekolah Sepak Bola Getas selama satu tahun. Setelah satu tahun itu, Ia sempat berpindah-pindah ke Sekolah sepak Bola Ungaran Serasi (1989-1993), Persada Utama Ungaran (1993-1994), Persikas Kabupaten Semarang (1994-1996), hingga Diklat Salatiga di taun 1999.

Ketika masih bermain dalam tim remaja, penggemar Kurniawan Dwi Yulianto ini pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Haornas pada tahun 1996.

Selama masih dibangku sekolah, kemampuannya mengocek bola berbanding lurus dengan kompetensinya di bidang akademik. Puncaknya, Ia harus memilih antara menjadi pemain bola atau melanjutkan pendidikan formal untuk menjadi pegawai negeri, sesuai dengan cita-cita ibunya.

Saat itu, Bepe diharuskan memilih antara masuk Diklat Salatiga atau menerima beasiswa di salah satu universitas di Amerika Serikat. Tetapi pada akhirnya Ia memilih untuk menjadi pemain sepak bola dan tidak meneruskan pendidikan formalnya.

Karir Profesional

Karir seniornya dimulai ketika Ia pertama kali bergabung dengan tim nasional U-19 untuk turnamen Piala Asia. Saat itu, Ia berhasil mengantongi gelar “Top Scorer” dengan mencetak tujuh gol selama turnamen.

Dari prestasi tersebut, Ia juga lolos untuk pemilihan pemain Persija Jakarta pada tahun 1999. Sejak itu, Ia resmi bergabung dengan Persija Jakarta.

Di musim pertamanya di Liga Indonesia, Ia mencetak 24 gol meskipun Persija Jakarta tidak bisa maju ke babak final. Dia juga menerima gelar “Pencetak Gol Top” karena agresivitasnya dalam mencetak gol lawan selama pertandingan.

Melihat kemampuannya mengocek bola, tidak salah jika beberapa klub Eropa tertarik menawarinya masa percobaan seperti Roda JC Kerkade Belanda, FC Koeln Jerman, dan Borussia Moncengladbach Germany. Ketika musim berakhir, Ia memilih untuk bergabung dengan tim divisi 3 Belanda, EHC Norad.

Tetapi masalah keluarga dan kesulitan yang ia sesuaikan dengan cuaca Eropa menyebabkan empat bulan setelah itu, EHC Norad meminjamkan Bambang kembali ke Persija Jakarta sebelum kedua belah pihak mengakhiri kontrak dengan kesepakatan bersama. Dia dihargai sebagai pemain terbaik di Liga Indonesia pada tahun 2001.

Pada 2002, Bambang menjadi pencetak gol terbanyak dengan 8 gol dari 6 penampilan serta membantu Indonesia menjadi juara kedua di Piala Tiger 2002. Namanya di dunia sepakbola Indonesia semakin menjadi sorotan.

Dia telah merumput di negara-negara tetangga dengan Selangor FC pada 2005 selama dua tahun. Pada tahun itu, ia menjadi pencetak gol terbanyak liga dengan 22 gol. Dia juga berhasil menjadi “Pemain Terbaik” di Liga Malaysia, selain menjadi pencetak gol terbanyak.

Selama karirnya di Malaysia, Bepe berhasil menjaringkan 63 gol di semua kompetisi resmi. Kemampuannya sebagai penyerang semakin baik.

Pada 2007, Ia kembali ke rumah dan kembali memperkuat Persija Jakarta di Liga Indonesia. Pada tahun yang sama, Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Indonesia.

Bepe telah menjadi pemain andalan Indonesia di berbagai turnamen internasional untuk dipercaya menjadi kapten tim nasional.

Dalam skuad tim nasional Indonesia, Bambang mencetak gol selama pertandingan Indonesia-Bahrain dan berhasil mengamankan kemenangan Indonesia dengan skor 2-1. Selain itu, dalam beberapa pertandingan persahabatan dan Piala Asia 2007 AFC ia berkontribusi banyak gol untuk merah dan putih.

Pada 2010, Ia mendapat tawaran menjalani masa percobaan di klub Wellington Phoenix FC, Selandia Baru. Namun sayangnya Ia gagal mendapatkan penawaran.

Seiring bertambahnya usia, kinerja Bepe juga dianggap semakin menurun dan kontribusi golnya juga berkurang. Namun itu tidak menyurutkan antusiasme Bepe untuk selalu bangkit.

Bagi pria yang hobi memasak, kegagalan dalam kariernya justru membuatnya bersemangat untuk terus berlatih. Ia selalu belajar dari kegagalan dan bermain positif, serta mempertahankan emosi.

Inilah yang membuatnya mampu terus bermain di sepakbola tanah air, dan membuatnya dipercaya beberapa kali sebagai kapten tim nasional Indonesia.

Pertandingan persahabatan Indonesia melawan Palestina pada 2011 adalah pertandingan terakhirnya dengan tim nasional Indonesia. Dia memutuskan untuk pensiun dari skuad tim nasional pada 2013 dan bermain di Pelita Bandung Raya selama setahun.

Pada 2014, ayah tiga anak ini kembali ke klub Persija Jakarta dan masih merumput di lapangan hijau sampai sekarang.

Bepe sendiri memegang rekor untuk sebagian besar penampilan (caps) dan pencetak gol terbanyak untuk Indonesia dengan 77 penampilan dan 36 gol sesuai dengan pertandingan kategori A FIFA.

Tetapi jika Anda memasukkan pertandingan Non-FIFA (termasuk melawan Klub dan Tim Nasional U-23) maka penampilannya adalah 88 dengan 42 gol.

Meski prestasi Bepe belum mencapai level dunia, tetapi harus diakui jika sampai sekarang belum ada pemain tim nasional Indonesia yang mampu menyamai prestasi dan kelincahannya sebagai penyerang di lapangan hijau.

Read More: 3+ Macam Permainan Bola Besar yang Banyak Digemari

Sebagai Public Figure

foto untuk Biografi bambang pamungkas sebagai public figure

Sebagai seorang tokoh yang terkenal dikalangan masyarakat/publik, Ia telah muncul dalam dukungan untuk banyak mempromosikan produk-produk lokal yang dimunculkan di televisi maupun koran di Indonesia.

Selain sibuk menjadi atlet sepak bola, Ia juga terkenal sebagai penulis. Melalui blog pribadinya, Bepe secara aktif membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta untuk sepakbola Indonesia. Puncaknya, ia meluncurkan buku berjudul Bepe20: When My Fingers Dance pada 2011.

Setelah cukup sukses di pasar, suami dari Tribuana Tungga Dewi kembali mengeluarkan buku kedua berjudul Bepe20: Pride pada 2014.

Dia juga tampil di depan umum beberapa kali sebagai motivator yang menceritakan pengalaman hidupnya sebagai pemain sepak bola dengan tujuan untuk menginspirasi pemain tim nasional U-16.

Dia mengatakan ketika memotivasi pemain muda, bahwa ketika mereka telah menjadi pemain di tingkat profesional, harus ingat komitmen untuk berjuang merasa malas atau bosan dalam menjalani karir.

Baginya, mencintai karier dengan sepenuh hati diperlukan agar ia dapat mempertahankan konsistensi untuk dapat bertahan dalam karier yang dirintis sejak dini.

Bepe sendiri memiliki Yayasan Bambang Pamungkas yang secara aktif memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah di Indonesia. Dia juga aktif di Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk menyuarakan aspirasi pemain sepak bola Indonesia.

Dia sendiri ingin kemudian jika dia sudah pensiun dari dunia sepakbola, ingin menjadi guru untuk mewujudkan impian masa kecilnya.

Demikian informasi mengenai Biografi Bambang Pamungkas yang dapat saya bahas untuk kali ini, jangan lupa untuk cek artikel artikel lain terbaru saya, semoga bermanfaat!

Read More: 3+ Macam Permainan Bola Besar yang Banyak Digemari

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: